Mengungkap Legenda Batu Permata

0
183
Legenda Batu permata
Legenda Batu permata

Batu permata adalah jenis batu berharga dengan nilai jual yang tinggi, berbeda dengan batu akik, batu ini diperoleh dari hasil penambangan di dalam perut bumi, dan sangat sulit ditemukan. Oleh karena itu, batu permata biasanya digunakan untuk perhiasan. Dibalik keindahan batu-batu permata tersebut, ternyata batu ini memiliki mitos dan legenda tersendiri. Mau tahu? Ini dia mitos dan legenda seputar beberapa batu permata:

Diamond (Berlian)

Nama “diamond” diambil dari bahasa Yunani “adamus” yang berarti tak terkalahkan dan pantang menyerah. Masyarakat Yunani dan Romawi meyakini bahwa berlian adalah air mata para dewa dan serpihan dari bintang jatuh. Filsuf Yunani, Plato, menulis bahwa berlian adalah makhluk hidup jelmaan roh surgawi.

Masyarakat Yunani percaya bahwa berlian memiliki kekuatan gaib yang mampu mengatasi berbagai permasalahan hidup, serta mampu memberikan keberanian dan kekuatan pada penggunanya saat perang. Karena itulah, para raja pada zaman kuno menggunakan breastplate atau cakram dada dari kulit yang dilapisi dengan berlian saat perang. Dengan demikian, para prajurit akan takut dan menjaga jarak dengan mereka.

Baca Juga :  Penemu Batu Permata Terbesar Memiliki Berat 360 Kg Seharga 4.041 Triliun Rupiah

Sementara itu, masyarakat Hindu percaya bahwa berlian tercipta saat petir menyambar batu. Mereka bahkan meletakkan berlian di mata beberapa patung mereka. Lain halnya dengan masyarakat Yahudi. Imam besar Yahudi konon menggunakan berlian untuk menentukan apakah seseorang bersalah atau tidak. Caranya adalah dengan menyuruh orang yang dicurigai untuk menggenggam berlian. Jika Ia bersalah, maka berlian akan terlihat kusam dan menggelap. Tapi, jika Ia benar maka berlian akan bersinar lebih cerah.

Emerald (Zamrud)

Kata “emerald” diambil dari bahasa Latin Rakyat “esmaralda atau esmeraldus”, versi Latin lainnya adalah “smaragdus” yang berasal dari bahasa Yunani “smaragdos” yang berarti “permata hijau”. Masyarakat pada zaman dulu menggunakan zamrud sebagai simbol cinta, kelahiran kembali, dan kemudaan yang abadi.

Sarjana Romawi Kuno, Pliny, mengaku tersentuh dengan warna cantik zamrud. Ia juga menuliskan bahwa tidak ada warna hijau yang setajam zamrud. Bahkan, hanya dengan melihatnya penglihatan seseorang akan segar kembali.

Zamrud juga dianggap memiliki kemampuan supranatural untuk melihat masa depan dan dapat meningkatkan memori serta kecerdasan intelektual seseorang. Selain itu, zamrud juga digunakan untuk mengukur suatu penyakit da dipercaya mampu membuat wanita kebal dari penyakit epilepsi.

Opal

Nama “opal” diambil dari bahasa Yunani “op llios” berarti permata dan bahasa Sansekerta “upala” berarti batu berharga. Masyarakat Yunani menyebut opal sebagai “Ratu Permata” dan dianggap sebagai batu yang paling sakti karena mampu menampilkan berbagai warna. Batu opal juga menjadi simbol harapan dan kemurnian.

Satu mitos (kemungkinan berasal dari Yunani) menceritakan tentang seorang dewa badai yang melemparkan petir ke pelangi untuk mengakhiri badainya. Ledakan tersebut kemudian membuat warna-warna pelangi jatuh ke bumi, melekat pada batu, hingga kemudian terciptalah opal.

Pearl (Mutiara)

Nama “pearl” berasal dari bahasa Latin “perla” yang berarti bola putih bersinar seperti bulan. Mutiara merupakan simbol dari kemurnian, transformasi spiritual, kemurahan hari, kejujuran, dan kebijaksanaan.

Di Cina, mutiara diyakini sebagai air hujan yang kemudian ditelan oleh tiram. Masyarakat Cina juga percaya bahwa naga dan mutiara memiliki keterkaitan. Menurut mereka, naga yang bertengkar di langit menyebabkan mutiara jatuh dari langit dalam bentuk tetesan air hujan. Selama Abad Kegelapan, para ksatria sering menggunakan mutiara ke medan perang untuk melindungi mereka dari bahaya.

Jauh sebelum mutiara menjadi favorit para calon pengantin, masyarakat Yunani kuno sudah memercayai bahwa menggunakan mutiara dapat membuat pernikahan harmonis dan mencegah pengantin baru dari kesedihan. Mutiara juga menjadi permata yang sangat popular di masyarakat Mesir Kuno. Bahkan kabarnya, Cleopatra melarutkan sebuah mutiara dan meminumnya hanya untuk memenangkan taruhan dengan Marc Anthony bahwa ia mampu mengkonsumsi kekayaan negerinya hanya dalam satu kali santapan.

Sumber: https://www.orori.com/ororeads/legenda-batu-batu-permata

(Visited 44 times, 1 visits today)
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here